Biar aja semuanya gini dulu. Karena aku nggak tau harus berbuat apa. Aku nggak bilang semuanya nggak akan ada yang berubah. Karena segala sesuatu berbeda setiap harinya. Walopun sebenarnya didalam sini enggak begitu. Tapi yang jelas aku pengen bilang bahwa ini semua akan baek2 aja. Setidaknya, aku akan usahakan untuk tetap baek2 saja. Biar planet kecil ini bisa terus hidup.
Aku pengen perjuangin nafas ini. Walaupun tinggal satu-satu.. Karena aku masih pengen tertawa lagi besok pagi.
Jadi biarkan ini semua tetap mengalir ya.. Walaupun aku harus menikmati ini semua dengan berbaring saja. Tapi aku tau, aku akan baik2 saja. Karena masih banyak hal yang belum aku lakukan hari ini. Dan karena aku masih punya mereka disini... :)
Iya, dunia ini memang indah. Kamu benar. :) Hanya saja, kadang semua itu tampak semu disini...
Itulah bedanya aku dengan mereka..
Aku selalu ada buat mereka.
Tapi mereka tidak.
But I still love them...
Til now.
The priceless things that I have..
world become so crowded...
Aku sebenarnya benci tempat itu. Sumpah, aku bener2 benci! Karena aku menghabiskan hampir 1/3 hidupku disana. Koridor2 panjang itu, bau obat yang menyengat, orang2 berpakaian putih, dan manusia2 yang kesakitan. Dan sungguh, aku bener2 gak pengen dikasihani.
Aku baru 2 bulan menikmati hidup terbebas dari tempat itu. Tapi kenapa saat ini aku harus kembali kesana lagi?? Aku bosan, see? Pil2 itu, suntikan2 itu, tabung2 oksigen itu, infus2 itu, dan bau menyengat itu. Semuanya!
Dan pusat pemompa darah tubuh ini kembali terganggu untuk kedua kalinya...
Perih. Sakit. Nyeri. Sesak.
Dan, besok, aku harus ketempat itu lagi. Berharap semuanya baik2 saja.. Berharap aku masih bisa tertawa dan menikmati hidup ini lebih lama lagi..
Aku lelah...
World become so crowded.. But I'm still standing here. Becoming frozen one step ahead..
Aku pengen pulang. Menuju tawa2 hangat di rumah kecil itu. Menjahili seorang anak laki2 kurus -sama seperti kakak perempuannya- yang sedang menikmati masa2 ABGnya. Menyanyi dengan diiringi gitar dari seorang laki2 -gendut- setengah baya dan juga suara tuts Keyboard anak laki2 kurus tadi. Dan, ini dia, menikmati masakan2 favorit dari tangan seorang perempuan 40-an yang -super duper- enak banget menurut lidahku. :) :)
Iya, aku mau pulang ke kota kecil itu besok. Nggak perlu alasan2 khusus untuk melakukan hal itu kan?
Aku hanya sedikit lelah..
Hey iyah.. :) jadi keinget satu lirik lagu yang aku suka. :) Sayangnya aku bener2 buta untuk tau tentang siapa yang dimaksudkan di lagu itu. tapi aku bener2 suka liriknya.
Fly me up
To where you are
Beyond the distant star
I wish upon tonight
To see you smile
If only for awhile
To know you're there
A breath away's not far
To where you are
I know you're there
A breath away's not far
To where you are
PS: Who are "you"?? God, give me a clue..
Mata sepet, gak punya duit, dan baju kotor menumpuk. Mampus dah. Males cuci2, dan gak ada duit buat ke laundry. Huwaaaaa.. :( Lengkaplah sudah..
Dah ah, gak boleh online lama2. Gak punya duitttt... Di dompet tinggal Rp.550,- Huhuhu, kalo Doneeh.com sedang menggalakkan program "donation 7jt", riris juga mau kampanyekan program "Bantu finansial riris sebanyak-banyaknya." Wakakaka. Ato ada yang mau traktir riris makan gratis yah? huehuheue *lirik Ari JC yang lagi ultah*
PS: *krucuk..krucuk* (huiks, laperrrr.. )

