hold on, Ris..
neuron-neuron syarafku masih bekerja keras untuk berpikir tentang deretan ide-ide stagnan ini. agak melelahkan, memang. tapi ini semacam trik sulap yang ingin sekali kupecahkan. time is running out. aku terus berlari memburu waktu.
sial. kadang kupikir aku ngga akan pernah mampu melalui ini semua. tapi aku pun tau, bahwa semua kekuatan itu harus kubangun dalam pikiran. ayolah, aku pasti bisa. aku menopang tubuh yang hampir goyah. menjaga keseimbangan di tengah nafas yang terengah-engah. aku limbung dan melemah. Duh Gusti.. kemana lagi aku harus berjalan?
come on, just calm down.
take a deep breath..
inhale. and exhale.
everything will be okay, see?
and say to the world: "i'll be rite back!"
for my dearest mom:
-with a huge hug and love-
Beberapa hari yang lalu, ada sms dari Sita: "Ris, cepetan keluar. Ada dua pelangi di langit." Aku terhenyak. dan tanpa alasan yang jelas, aku pun lari tergopoh-gopoh naik ke lantai 3. aku memandang sekeliling langit. dan, hey.. aku memekik tertahan. ada!! bener2 ada pelangi!
jadi sore itu, di sisa gerimis yang masih turun, aku duduk sendirian di atas genteng jemuran hanya untuk menikmati pelangi. indah. udah bertahun-tahun lamanya aku ngga liat pelangi. cahaya sinar matahari di ujung langit itu benar2 terbiaskan dengan indah oleh air hujan. hanya 4 menit. dan warna2 itu mulai memudar perlahan. tampaknya cahaya matahari tak mampu menerobos langit yang sudah berarak menghitam lagi. aku kecewa. seperti anak kecil yang melihat rombongan sirkus pergi menjauh.
dan sore itu, aku ingat kamu.
uhm, hello there..
it's a long weekend.
Hari yang cerah. kost2an sepi. hanya aku ma Lina. kamarnya tepat di sebelahku. tapi kalo ada awards buat penghuni Kertowaluyo 4 yang paling betah menyendiri di dalem kamar, mungkin aku ma Lina udah jadi nominator utama. kandang cewek2 ini tiba2 jadi tempat yang ngebosenin. ngga biasa2nya aku kaya gini. padahal dulu aku paling seneng menyambut detik2 sepinya kost tiap Sabtu-Minggu.
And finally, here i am.. Jadi seorang dewa rejeki buat penjaga2 warnet. Uh, kebiasaan buruk. ngabis2in uang hanya buat sesuatu yang ngga jelas kaya gini.
Hm, jadi hari ini anjing pudel -keriting- kesayanganku dulu ultah. bungkusan biru itu udah nangkring di atas tv 17 inchi-ku sejak semalem. Aku kasih hiasan2 kipas gituh. jadi lucu deh. heran, sejak kapan aku jadi kecentilan kaya gini. uh, bukan kecentilan lah. mungkin hanya kurang kerjaan aja. Aku bosan bercinta dengan buku2 tebalku. Dan membungkus kado jadi obyek subtitusi yang menarik tadi malem. But it seems so useless. Nomor HP kamu ga aktif. Kost kamu -katanya- pindah. Lengkaplah sudah. jangankan ngasih kado, say congrats ajah ga bisa. where the hell are you??
Aku hanya kesepian. Tapi aku tau, kesepian ini ngga akan membunuhku begitu saja. Aku masih ingin bermain-main dengannya. Sedikit lagi..
Satu kalimat saja lah:
..Hidup ini benar2 aneh..

